Selasa, 03 Maret 2026

STRUKTUR PENGURUS OSIS SMA YA BAKII KESUGIHAN CILACAP TAHUN 2025-2026


 

PROGRAM KERJA

ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH

(OSIS )

SMA Ya BAKII 1 KESUGIHAN CILACAP

PERIODE 2025 – 2026

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS)

SMA Ya BAKII 1 KESUGIHAN CILACAP

Jl. Kebon Salak Kesugihan

 

 

 

 

 

 

 

KATA PENGANTAR

Siswa adalah orang yang datang ke suatu lembaga untuk memperoleh atau mempelajari beberapa tipe pendidikan. Intra berarti terletak di dalam dan di antara. Dengan demikian, OSIS adalah organisasi siswa yang ada di dalam dan di lingkungan sekolah yang bersangkutan Sekolah adalah satuan pendidikan tempat menyelenggarakan kegiatan belajar-mengajar. Dalam hal ini, sekolah dasar dan sekolah menengah atau sekolah yang sederajat

OSIS merupakan satu-satunya wadah kegiatan para siswa di sekolah, bersama dengan jalur pembinaan yang lain, untuk mendukung tercapainya pembinaan kesiswaan. OSIS menjadi wadah organisasi bagi para siswa dalam melakukan kegiatan bersama, bertukar ilmu, bertukar pikiran, dan mengeluarkan pendapat untuk mencapai tujuan dan cita-cita Bersama

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hasil belajar siswa di seluruh Indonesia. Untuk mencapai tujuan ini, dalam beberapa tahun ke depan Kemendikbud akan mendorong hadirnya ribuan Sekolah Penggerak yang mampu mendemonstrasikan kepemimpinan pembelajaran (instructional leadership) terutam

dari kepala sekolah beserta guru di dalamnya. Sekolah-sekolah ini akan menjadi penggerak untuk meningkatkan kualitas hasil belajar siswa. Bersama dengan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan, komunitas merupakan bagian penting dari tercapainya pendidikan yang unggul. Di sinilah tempat kita sebagai siswa untuk mendukung program tersebut. Komunitas di Indonesia biasanya terdiri atas orang tua, tokoh masyarakat dan adat, organisasi, cendekiawan, relawan, dan pemangku kepentingan lainnya. Untuk mewujudkan pendidikan terbaik bagi seluruh siswa Indonesia, semua pemangku kepentingan bersama Kemendikbud perlu berkomitmen untuk bergotong-royong menciptakan inovasi-inovasi pembelajaran. Inovasi ini harus relevan dan berdampak untuk mencapai tujuan utama, yaitu meningkatkan kualitas belajar bagi sebanyak-banyaknya siswa di Indonesia. Dengan adanya keterlibatan siswa, sekolah penggerak dapat menjadi panutan, tempat pelatihan, dan juga inspirasi. Tidak hanya bagi guru dan kepala sekolah lainnya, tetapi juga bagi seluruh siswa. Semua berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, seperti program literasi dan kegiatan lainnya.

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim . Tidak lupa kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan generasi emas bangsa Indonesia yang memiliki nilai utama religius, nasionalis, mandiri, gotong-royong, dan integritas, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional

Kesugihan, 15 Oktober 2025

Pembina OSIS

SMA Ya BAKII 1 Kesugihan

 

 

SUKRINIAM,S.Ag.,M.Pd

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.    LATAR BELAKANG

Tujuan nasional Indonesia, seperti yang tercantum pada Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, adalah melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, dan secara operasional diatur melalui Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Pembangunan Nasional dilaksanakan di dalam rangka pembangunan bangsa Indonesia

seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia. Pembangunan pendidikan merupakan bagian dari Pembangunan Nasional. Di dalam Garis-garis Besar Haluan Negara ditetapkan bahwa pendidikan nasional berdasarkan Pancasila, bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kecerdasan dan keterampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian dan mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air, agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa.  Mengingat tujuan pendidikan dan pembinaan generasi muda yang ditetapkan baik di dalam

Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 maupun di dalam Garis-garis Besar Haluan Negara amat luas lingkupnya, maka diperlukan sekolah sebagai lingkungan pendidikan yang merupakan jalur pendidikan formal yang sangat penting dan strategis bagi upaya mewujudkan tujuan tersebut, baik melalui proses belajar mengajar maupun melalui kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler.

B.     TUJUAN

1.      Meningkatkan generasi penerus yang beriman dan bertaqwa

2.      Memahami, menghargai lingkungan hidup dan nilai-nilai moral dalam mengambil keputusan yang tepat

3.      Membangun landasan kepribadian yang kuat dan menghargai HAM dalam kontek kemajuan budaya bangsa

4.      Membangun, mengembangkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air dalam era globalisasi

5.      Memperdalam sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan kerja sama secara mandiri, berpikir logis dan demokratis

6.      Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta menghargai karya artistik, budaya dan intelektual

7.      Meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani memantapkan kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegar

BAB II

ISI

A.    SEJARAH OSIS

 OSIS  (Organisasi Siswa Intra Sekolah)  merupakan sebuah organisasi yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari jenjang SMP (Sekolah Menengah Pertama) dan SMA (Sekolah Menengah Atas) yang dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS, dan dalam pelaksanaannya dibimbing oleh seorang pembimbing dari guru yang dipilih oleh pihak sekolah.

Sebelum lahirnya OSIS, di sekolah-sekolah tingkat SLTP dan SLTA terdapat organisasi yang berbagai macam corak bentuknya. Ada organisasi siswa yang hanya dibentuk bersifat intern sekolah itu sendiri, dan ada pula organisasi siswa yang dibentuk oleh organisasi siswa di luar sekolah. Organisasi siswa yang dibentuk dan mempunyai hubungan dengan organisasi siswa dari luar sekolah, sebagian ada yang mengarah pada hal-hal bersifat politis, sehingga kegiatan organisasi siswa tersebut dikendalikan dari luar sekolah sebagai tempat diselenggarakannya proses belajar mengajar.

 Akibat dari keadaan yang demikian itu, maka timbullah loyalitas ganda, di satu pihak harus melaksanakan peraturan yang dibuat Kepala Sekolah, sedang di pihak lain harus tunduk kepada organisasi siswa yang dikendalikan di luar sekolah. Dapat dibayangkan berapa banyak macam organisasi siswa yang tumbuh dan berkembang pada saat itu, dan bukan tidak mungkin organisasi siswa tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan organisasi di luar sekolah.

Itu sebabnya pada tahun 1970 sampai dengan tahun 1972, beberapa pimpinan organisasi siswa yang sadar akan maksud dan tujuan belajar di sekolah, ingin menghindari bahaya perpecahan di antara para siswa intra sekolah di sekolah masing-masing, setelah mendapat arahan dari pimpinan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Pembinaan dan pengembangan generasi muda diarahkan untuk mempersiapkan kader penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional dengan memberikan bekal keterampilan, kepemimpinan, kesegaran jasmani, daya kreasi, patriotisme, idealisme, kepribadian dan budi pekerti luhur.

 Oleh karena itu pembangunan wadah pembinaan generasi muda di lingkungan sekolah yang diterapkan melalui Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) perlu ditata secara terarah dan teratur. Betapa besar perhatian dan usaha pemerintah dalam membina kehidupan para siswa, maka ditetapkan OSIS sebagai salah satu jalur pembinaan kesiswaan secara nasional. Jalur tersebut terkenal dengan nama “Empat Jalur Pembinaan Kesiswaan”, yaitu:

1.      Organisasi Kesiswaan

2.      Latihan Kepemimpinan

3.      Kegiatan Ekstrakurikuler

4.       Kegiatan Wawasan Wiyatamandala

Dengan dilandasi latar belakang sejarah lahirnya OSIS dan berbagai situasi, OSIS dibentuk dengan tujuan pokok : Menghimpun ide, pemikiran, bakat, kreativitas, serta minat para siswa ke dalam salah satu wadah yang bebas dari berbagai macam pengaruh negatif dari luar sekolah. Mendorong sikap, jiwa dan semangat kesatuan dan persatuan di antara para siswa, sehingga timbul satu kebanggaan untuk mendukung peran sekolah sebagai tempat terselenggaranya proses belajar mengajar. Sebagai tempat dan sarana untuk berkomunikasi, menyampaikan pemikiran, dan gagasan dalam usaha untuk mematangkan kemampuan berpikir, wawasan, dan pengambilan keputusan.

 

B.     PENGERTIAN

1.      Secara Semantis Di dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 226/C/Kep/0/1992 disebutkan bahwa organisasi kesiswaan di sekolah adalah OSIS.OSIS adalah Organisasi Siswa Intra Sekolah. Masing-masing kata mempunyai pengertian: Organisasi, secara umum adalah kelompok kerja sama antara pribadi yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi dalam hal ini dimaksudkan sebagai satuan atau kelompok kerja sama para siswa yang dibentuk dalam usaha mencapai tujuan bersama, yaitu mendukung terwujudnya pembinaan kesiswaan; Siswa, adalah peserta didik pada satuan pendidikan dasar dan menengah; Intra, berarti terletak di dalam dan di antara. Sehingga suatu organisasi siswa yang ada di dalam dan di lingkungan sekolah yang bersangkutan; Sekolah, adalah satuan pendidikan tempat menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar, yang dalam hal ini Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah atau Sekolah/Madrasah yang sederajat.

2.      Secara Organis OSIS adalah satu-satunya wadah organisasi siswa yang sah di sekolah. Oleh karena itu setiap sekolah wajib membentuk Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), yang tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain dan tidak menjadi bagian/alat dari organisasi lain yang ada di luar sekolah.

3.       Secara Fungsional Dalam rangka pelaksanaan kebijaksanaan pendidikan, khususnya di bidang pembinaan kesiswaan, arti yang terkandung lebih jauh dalam pengertian OSIS adalah sebagai salah satu dari empat jalur pembinaan kesiswaan, disamping ketiga jalur yang lain yaitu: latihan kepemimpinan, ekstrakurikuler, dan wawasan Wiyatamandala.

4.      Secara Sistemik Apabila OSIS dipandang sebagai suatu sistem, berarti OSIS sebagai tempat kehidupan berkelompok siswa yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Dalam hal ini OSIS dipandang sebagai suatu sistem, di mana sekumpulan para siswa mengadakan koordinasi dalam upaya menciptakan suatu organisasi yang mampu mencapai tujuan. Oleh karena OSIS sebagai suatu sistem ditandai beberapa ciri pokok, yaitu: a. Berorientasi pada tujuan b. Memiliki susunan kehidupan berkelompok c. Memiliki sejumlah peranan d. Terkoordinasi e. Berkelanjutan dalam waktu tertentu

C.     STRUKTUR ORGANISASI

Untuk mengatur alur “transportasi” komunikasi organisasi maka membutuhkan, miniatur organisasi. Yang selanjutnya terkenal dengan nama structure organisasi atau bagan.

Adapun bentuk-bentuk struktur terdiri dari, yaitu :

a.       Recta norma compages atau Struktur berbentuk lini/garis,

b.      Staff recta norma compages atau Struktur berbentuk Lini dan Staff,

c.       Eget norma compages Struktur berbentuk fungsi,

d.      Norma compages Committee atau Struktur berbentuk Komite, dan

e.       Matrix norma compages atau Struktur berbentuk matriks

1.      Ketua OSIS

Ketua OSIS berfungsi sebagai pemimpin dalam organisasi serta bertanggung jawab pada semua yang terjadi di dalam organisasi. Adapun rincian tugas Ketua OSIS, sebagai berikut:

a.        Memimpin organisasi dengan baik dan bijaksana.

b.       Mengoordinasikan antar pengurus dan mengevaluasi setiap kegiatan pengurus.

c.        Bijaksana dalam mengambil keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat.

d.       Memimpin rapat.

e.        Menyusun program kerja, melaksanakan kegiatan yang sudah ada serta mengoordinasi kegiatan ekstrakurikuler.

f.        Menjalin komunikasi dengan sekolah lain.

g.       Bertanggung jawab kepada Pembina OSIS.

2.      Wakil Ketua OSIS

Wakil Ketua OSIS berfungsi sebagai pendamping Ketua OSIS dalam memimpin organisasi. Adapun rincian tugas Wakil Ketua OSIS, sebagai berikut:

a.        Bersama dengan Ketua OSIS dan membantu dalam menjalankan tugasnya.

b.       Memberi saran dan masukan kepada Ketua OSIS dalam mengambil keputusan.

c.        Menggantikan Ketua OSIS jika berhalangan hadir.

d.       Bersama dengan setiap Ketua Seksi untuk mengoordinasi tiap sekbidnya.

e.        Bertanggung jawab pada Ketua OSIS

3.      Sekretaris I

Dalam struktur organisasi OSIS, Sekretaris I berfungsi sebagai pendamping Ketua OSIS dalam administrasi agenda kegiatan organisasi. Adapun rincian tugas Sekretaris I, sebagai berikut:

a.        Memberi saran dan masukan kepada Ketua OSIS dalam mengambil keputusan.

b.       Mendampingi Ketua OSIS dalam setiap rapat.

c.        Menyiapkan, mendistribusikan, dan menyimpan surat serta arsip yang berhubungan dengan agenda kegiatan.

d.       Menyiapkan agenda, evaluasi kegiatan, hasil rapat, laporan, dan surat.

e.        Bersama Ketua OSIS menandatangani setiap surat.

f.        Bertanggung jawab atas tertib administrasi organisasi.

g.       Bertindak sebagai notulis atau bisa juga diserahkan kepada wakil sekretaris (sekretaris II).

h.       Membantu Ketua OSIS dalam menyusun program dan melaksanakannya.

i.         Bertanggung jawab terhadap Ketua OSIS.

4.      Sekretaris II

Dalam struktur organisasi OSIS, Sekretaris II berfungsi sebagai yang meringankan tugas Sekretaris I. Adapun rincian tugas Sekretaris II, sebagai berikut:

a.        Membantu meringankan tugas Sekretaris I.

b.       Menggantikan Sekretaris I jika berhalangan hadir.

c.        Bersama Sekretaris I membantu Ketua OSIS dalam menyusun program dan melaksanakannya.

d.       Bertanggung jawab terhadap Sekretaris I.

5.      Bendahara I

Dalam struktur organisasi OSIS, Bendahara I berfungsi sebagai pendamping Ketua OSIS dalam administrasi anggaran organisasi. Adapun rincian tugas Bendahara I, sebagai berikut:

a.        Bertanggung jawab dalam mengatur pemasukan dan pengeluaran keuangan, inventaris serta perbendaharaan organisasi.

b.       Bersama Ketua OSIS menyusun anggaran belanja organisasi dalam melaksanakan program OSIS.

c.        Membuat tanda bukti kuitansi setiap pemasukan/pengeluaran keuangan untuk laporan pertanggungjawaban.

d.       Menyampaikan laporan keuangan secara berkala.

e.        Bertanggung jawab pada Ketua OSIS.

6.      Bendahara II

Dalam struktur organisasi OSIS, Bendahara II berfungsi sebagai yang meringankan tugas Bendahara I. Adapun rincian tugas Bendahara II, sebagai berikut:

a.        Membantu meringankan tugas Bendahara I.

b.       Menggantikan Bendahara I jika berhalangan hadir.

c.        Bersama Bendahara I membantu Ketua OSIS dalam menyusun anggaran organisasi. Bertanggung jawab pada Bendahara I.

Di SMA Ya BAKII 1 Kesugihan Cilacap , OSIS memiliki struktur keorganisasian yang mengikuti standar di seluruh Indonesia.  Berikut adalah struktur birokrasi yang diterapkan pada OSIS SMA Ya BAKII 1 Kesugihan Cilacap :

1.      Ketua Seksi Bidang (Sekbid)

Dalam struktur organisasi OSIS, Ketua Sekbid berfungsi sebagai mengkoordinasi setiap anggota sekbidnya serta ekstrakurikuler yang bernaung di bawahnya. Adapun rincian tugas Ketua Sekbid, sebagai berikut:

a.       Bertanggung jawab atas bidangnya.

b.      Melaksanakan program kerja yang sudah disusun.

c.       Memimpin rapat bidang. Menetapkan kebijaksanaan bidang dan mengambil keputusan dari musyawarah mufakat.

d.      Menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan dari bidangnya melalui Wakil Ketua.

e.       Bertanggung jawab kepada Wakil Ketua OSIS.

Bidang dalam Sekbid OSIS umumnya ditetapkan menjadi 10 Sekbid. Berikut penjelasannya:

1.      Seksi Pembinaan Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan yang Maha Esa

Seksi ini akan bertugas membina kegiatan keagamaan di sekolah, termasuk hari-hari besar, lomba keagamaan, hingga toleransi antar umat beragama.

2.      Seksi Pembinaan Budi Pekerti Luhur atau Akhlak Mulia

Seksi Pembinaan Budi Pekerti Luhur atau Akhlak Mulia bertanggung jawab menjaga ketertiban dan ketertiban sekolah agar siswa dan warga sekolah saling menghormati satu sama lain.

3.      Seksi Pembinaan Kepribadian Unggul, Wawasan Kebangsaan, dan Bela Negara Selanjutnya,

Seksi ini bertugas melaksanakan upacara bendera setiap Senin atau hari-hari besar, menjaga nilai budi luhur negara, serta melakukan pertukaran siswa antar-daerah dan antar-negara.

4.       Seksi Pembinaan Prestasi Akademik, Seni, dan/atau Olahraga Sesuai Bakat dan Minat Seksi Pembinaan Minat dan Bakat akan bertanggung jawab mengadakan kegiatan sesuai dengan minat dan bakat siswa, baik akademik, seni, maupun olahraga.

5.      Seksi Pembinaan Demokrasi, Hak Asasi Manusia, Pendidikan Politik, Lingkungan Hidup, Kepekaan, dan Toleransi Sosial dalam Konteks Masyarakat Plural

Untuk Seksi ini, ia bertugas mengadakan kegiatan kaderisasi dan orientasi bagi pengurus OSIS atau siswa baru.

6.      Seksi Pembinaan Kreativitas, Keterampilan dan Kewirausahaan

Seksi Pembinaan Kreativitas, Keterampilan dan Kewirausahaan bertanggung jawab meningkatkan kreativitas dan keterampilan siswa dalam bidang kewirausahaan.  Seksi ini akan ditempatkan untuk mengembangkan koperasi siswa serta kegiatan kewirausahaan siswa.

7.      Seksi Pembinaan Kualitas Jasmani, Kesehatan, dan Gizi Berbasis Sumber Gizi yang Terdiversifikasi

Seksi ini bertugas dalam meningkatkan perilaku hidup sehat pada siswa. Selain itu ia juga bertanggung jawab dalam pengamanan jajan di sekolah.

8.       Seksi Pembinaan Sastra dan Budaya

Seksi Pembinaan Sastra dan Budaya bertanggung jawab mengembangkan wawasan dan keterampilan siswa di bidang sastra melalui lomba atau kegiatan lainnya.

9.      Seksi Pembinaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Seksi Pembinaan TIK nantinya akan mengembangkan pemanfaatan TIK di sekolah untuk memfasilitasi kegiatan pembelajaran atau sebagai wahana kreativitas dan inovasi siswa.

10.  Seksi Pembinaan Komunikasi dalam Bahasa Inggris 

Seksi Pembinaan Komunikasi dalam bahasa Inggris. Seksi ini adalah seksi yang akan meningkatkan kemampuan berbahasa siswa di sekolah. Kegiatan yang bisa diadakan oleh seksi ini antara lain lomba debat, menulis, pidato, atau kegiatan English Day.

D.    SEKSI BIDANG :

Berikut adalah rincian dari struktur keorganisasian Organisasi Siswa Intra Sekolah di SMA Ya BAKII 1 Kesugihan  Cilacap

1.      Pembinaan Keimanan ,Ketakwaan Terhadap Tuhan yang Maha Esa dan Budi Pekerti Luhur

2.      Pembinaan Kepribadian Unggul, Wawasan Kebangsaan, dan Bela Negara

3.      Pembinaan Prestasi Akademik, Seni, dan/atau Olahraga Sesuai Bakat dan Minat

4.      Pembinaan Demokrasi, Hak Asasi Manusia, Pendidikan Politik, Lingkungan Hidup,  Kepekaan, dan Toleransi Sosial dalam Konteks Masyarakat Plural

5.      Pembinaan Kreativitas, Keterampilan dan Kewirausahaan

6.      Pembinaan Kualitas Jasmani, Kesehatan, dan Gizi Berbasis Sumber Gizi yang Terdiversifikasi

7.      Pembinaan Sastra dan Budaya

8.      Pembinaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

9.      Pembinaan Komunikasi dalam Bahasa

 

E.     FUNGSI

Salah satu ciri pokok suatu organisasi ialah memiliki berbagai macam fungsi.Demikian pula OSIS sebagai suatu organisasi memiliki pula beberapa fungsi dalam mencapai tujuan. Sebagai salah satu jalur dari pembinaan kesiswaan,fungsi OSIS adalah :

1.      Sebagai Wadah Organisasi Siswa Intra Sekolah merupakan satu-satunya wadah kegiatan para siswa di sekolah bersama dengan jalur pembinaan yang lain untuk mendukung tercapainya pembinaan kesiswaan.

2.      Sebagai Motivator Motivator adalah perangsang yang menyebabkan lahirnya keinginan dan semangat para siswa untuk berbuat dan melakukan kegiatan bersama dalam mencapai tujuan.

3.      Sebagai Preventif Apabila fungsi yang bersifat intelek dalam arti secara internal OSIS dapat menggerakkan sumber daya yang ada dan secara eksternal OSIS mampu beradaptasi dengan lingkungan, seperti menyelesaikan persoalan perilaku menyimpang siswa dan sebagainya.Dengan demikian secara preventif OSIS ikut mengamankan sekolah dari segala ancaman dari luar maupun dari dalam sekolah. Fungsi preventif OSIS akan terwujud apabila fungsi OSIS sebagai pendorong lebih dahulu harus dapat diwujudkan

 

 

BAB III

PENUTUPAN

Demikian pemaparan kami mengenai Organisasi Siswa Intra Sekolah SMA Ya BAKII 1 Kesugihan Cilacap  dan kepengurusannya di periode 2023/2024.Kami harap agar Bapak dan Ibu dapat memahami dan mendukung pengurus OSIS SMA Ya BAKII 1 Kesugihan Cilacap dalam melaksanakan tugas kami.Adapun rincian program kerja yang telah kami rancang telah kami lampirkan bersama program OSIS ini

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEMBAR PENGESAHAN

PROGRAM KERJA ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH

 PERIODE 2023-2024

 

 

 

 

             Kesugihan, 15 Oktober 2026

 

Ketua Osis

 

Sekretaris

 

 

 

 

 

 

 

Menyetujui,

 

Mengetahui,

Kepala sekolah

SMA Ya BAKII 1 kesugihan

 

Waka Kesiswaan

 

 

 

Moh.Hasbulloh Maulana,S.Pd.I

 

 

Imam mahdi, S.Pd










Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEKAN BAHASA ARAB 2025